**** 6 Januari 2026

Apakah pandangan netral itu ada? Dalam percakapan hari ini dengan rekan kantor, salah satu rekan kantor, menyahut bahwa tidak ada yang namanya pandangan netral dari setiap orang.

Saat itu yang dimaksud rekan kerja tersebut dalam sahutannya adalah aku yang menyatakan netral terhadap salah satu topik percakapan kami tentang permasalahan yang sedang viral.

Dalam subjektivitas pribadi, tentu saja setiap orang pasti punya preferensi sendiri terhadap suatu hal, tang membuatnya menjadi tidak netral dalam memandang sesuatu hal.

Namun apakah netralitas pandangan terhadap sesuatu hal adalah niscaya?

Tentu saja, hal inilah yang saya maksud Ketika saya memilih berpandangan netral. Netral disini Adalah objektivitas saya terhadap suatu hal, Dimana saya memilih menarik diri dari kedua kubu pandangan, secara sadar menempatkan diri sebagai outsider dan berusaha menilai, melihat, memahami kedua sisi secara adil tanpa memihak. Pilihan nalar kita untuk menjadi netral disini adalah penting, terutama untuk memahami permasalahan secara utuh. Memilih netral dalam dua hal sudut pandang yang berbeda lebih dapat membantu kita melihat sebab akibat yang lengkap dari sesuatu hal yang sedang diperdebatkan atau memiliki dua sudut pandang yang berbeda.

Pada akhirnya, Ketika kita bisa memahami permasalahan secara utuh, kebijaksanaan dalam merespon permasalahan tersebut adalah yang akan kita dapatkan. 